5 Rahasia Wallpaper Dinding Awet dan Tahan Lama

Salah satu alasan orang-orang menggunakan wallpaper adalah sifatnya yang praktis karena hanya mengandalkan lem dan teknik menempelkannya di dinding. Lubang atau retak halus yang merusak pemandangan dapat disamarkan dengan mudah. Selain itu, wallpaper memiliki motif yang beragam sesuai dengan keinginan pemiliknya. Di samping bermotif, ada pula wallpaper yang bersifat polos, sehingga bagi pemilik yang tidak menyukai motif ramai dalam ruangan dapat menggunakan wallpaper polos.

Jenis wallpaper yang kini banyak digunakan adalah wallpaper Korea. Beragam motif diproduksi, baik yang bermotif 2D maupun 3D. Harga wallpaper dinding korea relatif terjangkau, tergantung kerumitan dan bahan yang diproduksi. Wallpaper ini dapat digunakan di ruang tamu, kamar tidur, maupun ruang keluarga. Kita dapat memilih motif yang ramai atau yang lebih sepi. Tentu saja harus dikombinasikan dengan perabotan yang dimiliki.

5 Tips Merawat Wallpaper Dinding Supaya Lebih Awet

Ketika kita memiliki suatu barang, alangkah baiknya dirawat dengan baik supaya dapat bertahan lama. Begitu pula dengan rumah beserta isinya. Merawat rumah adalah tugas yang seakan tidak pernah selesai. Salah satu bagian rumah yang sebaiknya dirawat dengan baik adalah dinding. Apalagi kalau kita memilih wallpaper sebagai pengganti cat dinding. Banyaknya toko yang jual wallpaper korea serta fungsi praktisnya mungkin membuat kita memutuskan untuk menggunakannya. Agar wallpaper dinding lebih awet, ada trik tertentu yang sebaiknya diterapkan, di antaranya adalah:

1. Periksa Kelembapan Dinding

Memasang wallpaper dapat dilakukan sendiri maupun oleh orang yang sudah ahli. Namun alangkah lebih baik jika orang yang lebih ahli memasangnya agar tidak terjadi kesalahan fatal. Tugas kita adalah memastikan wallpaper dipasang pada dinding yang tepat. Hindari pemasangan wallpaper pada dinding yang lembab karena dapat mempersingkat usia wallpaper. Selain itu, kita dapat membersihkan permukaan dinding dari debu, kotoran, dan cat agar wallpaper dapat terpasang dengan benar. Pastikan dinding benar-benar kering sebelum wallpaper dipasang.

2. Pastikan Pengeleman Wallpaper Merata Ke Seluruh Dinding

Jangan sepelekan proses pengeleman wallpaper. Jika lem tidak merata, akan menyebabkan gelembung sehingga wallpaper menjadi tidak rapi. Selain merusak keindahan, wallpaper akan lebih cepat rusak. Kalau kita ingin menggantinya, langsung ganti dengan yang baru dengan cara melepaskannya terlebih dulu. Jangan menumpuk dengan wallpaper baru atau keduanya akan sama-sama rusak.

3. Rajin Membersihkan Debu Pada Wallpaper

Debu adalah salah satu partikel yang mudah menempel dan membuat barang menjadi kotor. Untuk menghindari hal tersebut, kita harus rajin membersihkan debu yang menempel pada wallpaper. Gunakan kemoceng berstruktur swiffer atau kain elektrostatis kering agar debu mudah terangkat. Lakukan gerakan memutar searah jarum jam agar debu yang menempel pada wallpaper bisa benar-benar hilang.

4. Alternatif Membersihkan Dengan Air Hangat dan Sabun Khusus

Wallpaper dengan bahan vinyl atau akrilik yang tahan air lebih cocok dibersihkan dengan campuran air hangat dan sabun khusus. Wallpaper yang dilapisi bahan vinyl yang dilapisi akrilik memang cukup tahan terhadap noda minyak dan suhu lembab. Proses pembersihannya pun bersahabat. Cukup gunakan spons lembut, air hangat dan sabun khusus. Hindari spons kasar atau bahan abrasif lainnya yang dapat merobek wallpaper dinding.

5. Merawat Wallpaper Dinding Berbahan Kertas

Wallpaper dinding berbahan kertas adalah salah satu wallpaper yang menjadi favorit banyak orang. Untuk merawat wallpaper berbahan kertas, kita harus sangat berhati-hati karena mudah robek. Hindari menggunakan lap basah. Sebaliknya, gunakan lap kering untuk membersihkan dinding. Untuk menjangkau bagian yang jauh, gunakan sapu yang dibalut dengan kain berbahan halus untuk membersihkannya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *